Tour Belitung murah Coach New Madison Op Art Leather Galvanic spa system II Neck warmer   
 
 
Print  |   Bookmark 

Berbahayakah Jika Anda Terlalu Banyak Duduk?

Adanya perubahan teknologi, sosial dan ekonomi menyebabkan banyak orang tidak menggerakkan otot mereka sebagaimana dilakukan oleh orang-orang pada generasi sebelumnya Fakta membuktikan orang yang bekerja di kantor memang lebih banyak duduk daripada beraktifitas. Berdasarkan hasil survei di Amerika Serikat, tahun 2003 hingga 2004, warga Amerika sehari-hari lebih banyak duduk, baik di kantor atau di dalam kendaraan.   

Para ahli kesehatan memperingatkan, terlalu banyak duduk ternyata berbahaya bagi kesehatan meskipun Anda sudah berolahraga teratur karena tubuh manusia dirancang untuk bergerak, bukan duduk untuk waktu lama. Tak pandang bulu apakah Anda duduk di kantor, sekolah, di dalam mobil, atau di depan televisi dan komputer. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa orang yang banyak menghabiskan waktunya dalam posisi duduk terancam mengalami peningkatan berat badan, terkena serangan jantung, bahkan mengalami kematian.  

Apa pendapat para ahli untuk masalah terlalu banyak duduk ini? 

Elin, Ekblom-Bak, ahli kesehatan dari Swedish School of Sport and Health Sciences mengatakan bahwa setelah seseorang duduk selama 4 jam, tubuh akan mulai mengirimkan sinyal-sinyal tanda bahaya. Hal ini dikarenakan sel-sel yang mengatur kadar glukosa dan lemak dalam tubuh mulai tidak berfungsi.  

Tim Amstrong, ahli fisik dari WHO (World Health Organization) menyarankan kepada orang yang bekerja dengan kondisi duduk yang lama setiap hari melakukan olahraga teratur setiap hari, tidak ditumpuk pada suatu waktu. Hal kecil yang bisa dilakukan, berusaha sesering mungkin berdiri dari tempat duduk anda saat duduk bekerja di kantor. Selain berolahraga teratur, anda dapat berjalan dan bicara langsung kepada rekan kerja anda, tidak hanya dengan mengirimkan pesan singkat melalui sms atau email.    

Profesor Dunstan, dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne, mengatakan, duduk untuk waktu lama buruk bagi gula darah dan lemak, bahkan sekalipun seseorang sehat. 

Tulisan yang diterbitkan di "Journal of the American Heart Association", memuat  pernyataan penelitian beberapa ilmuwan Australia mengatakan bahwa masing-masing satu jam tambahan duduk di depan televise meningkatkan kemungkinan bagi seseorang untuk meninggal akibat semua sebab, termasuk kanker sebesar 11 persen. Hal ini berdasarkan penelitian selama 6 tahun dari kebiasaan menonton televise dari  8800 orang dewasa.
  

 Top of page